1. Pengertian TCP/IP
TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Atau seperangkat aturan yang memungkinkan perangkat seperti komputer, smartphone, dan router untuk berkomunikasi satu sama lain. Protokol ini membagi data menjadi paket-paket kecil untuk dikirim melalui jaringan dan memastikan data tersebut sampai ke tujuan dengan benar.
Sejarah TCP/IP
TCP/IP pertama kali dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1960-an sebagai bagian dari proyek ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network). ARPANET sendiri adalah jaringan komputer pertama di dunia yang memungkinkan komputer di beberapa lokasi untuk saling terhubung satu sama lain.
Pada awalnya, TCP/IP hanya digunakan oleh para peneliti di departemen pertahanan dan beberapa universitas di Amerika Serikat. Namun, seiring dengan berkembangnya internet, TCP/IP mulai digunakan secara luas di seluruh dunia.
Pada tahun 1983, ARPANET beralih sepenuhnya ke TCP/IP, yang membuat protokol ini semakin populer dan diadopsi oleh berbagai jenis jaringan komputer. TCP/IP terus dikembangkan dan ditingkatkan hingga saat ini, dan menjadi dasar dari berbagai layanan internet seperti web browsing, email, dan streaming video.
2. Komponen Utama TCP/IP
TCP/IP terdiri dari dua protokol utama:
TCP (Transmission Control Protocol):
Mengatur pengiriman data agar sampai dengan benar dan urut.
Memastikan bahwa jika ada paket yang hilang atau rusak, paket tersebut akan dikirim ulang.
Membagi data menjadi paket-paket kecil sebelum dikirim dan menggabungkan kembali di tujuan.
IP (Internet Protocol):
Bertanggung jawab untuk pengalamatan dan pengiriman paket-paket data ke tujuan yang benar.
Setiap perangkat di jaringan memiliki alamat IP unik, yang berfungsi seperti alamat rumah.
3. Keunggulan TCP/IP
Fleksibilitas: Dapat digunakan pada berbagai jenis jaringan.
Skalabilitas: Mendukung banyak perangkat dan dapat berkembang seiring pertumbuhan jaringan.
Reliabilitas: Menggunakan metode pengulangan dan pengurutan untuk memastikan data sampai dengan benar.
Open Protocol Standard, yaitu tersedia secara bebas dan dikembangkan independen terhadap komputer hardware ataupun sistem operasi apapun. Karena didukung secara meluas, TCP/IP sangat ideal untuk menyatukan bermacam hardware dan software, walaupun tidak berkomunikasi lewat internet.
Independen dari physical network hardware. Ini menyebabkan TCP/IP dapat mengintegrasikan bermacam network, baik melalui ethernet, token ring, dial-up, X.25/AX.25 dan media transmisi fisik lainnya.
Skema pengalamatan yang umum menyebabkan device yang menggunakan TCP/IP dapat menghubungi alamat device-device lain di seluruh network, bahkan Internet sekalipun.
High level protocol standar, yang dapat melayani user secara luas
Berikut adalah penjelasan mengenai cara kerja TCP/IP secara lebih rinci dan mudah dipahami:
1. Proses Pengiriman Data
Proses ini melibatkan beberapa langkah, yang dimulai dari pengiriman data oleh pengguna hingga penerimaan data oleh penerima. Berikut adalah langkah-langkahnya:
A. Persiapan Data
Aplikasi Mengirim Data: Misalnya, saat Anda mengirim email, aplikasi email menyiapkan pesan untuk dikirim.
B. Pembagian Data oleh TCP
Pengaturan Koneksi: TCP melakukan "handshake" untuk memastikan koneksi yang stabil antara pengirim dan penerima.
Pembagian Menjadi Paket: Data yang dikirim dibagi menjadi paket-paket kecil (misalnya, 1.500 byte) untuk memudahkan pengiriman.
C. Penambahan Header
Menambahkan Informasi: Setiap paket mendapatkan header yang berisi informasi penting, seperti:
Alamat IP Pengirim dan Penerima: Menunjukkan dari mana paket berasal dan ke mana paket harus pergi.
Nomor Urut: Menunjukkan urutan paket agar bisa disusun kembali dengan benar di sisi penerima.
D. Pengiriman Melalui IP
Rute Melalui Jaringan: Paket-paket tersebut dikirim melalui berbagai perangkat jaringan (router, switch) menggunakan protokol IP. Router akan membaca alamat IP untuk menentukan rute terbaik.
2. Penerimaan Data di Sisi Penerima
A. Menerima Paket
Penerimaan oleh Perangkat: Ketika paket sampai di perangkat penerima, IP akan memeriksa alamat untuk memastikan paket diterima oleh perangkat yang benar.
B. Pengumpulan dan Pengurutan oleh TCP
Menyusun Kembali Paket: TCP akan mengumpulkan paket-paket tersebut berdasarkan nomor urut yang ada di header. Jika ada paket yang hilang, TCP akan meminta pengiriman ulang paket tersebut.
Pemeriksaan Kesalahan: TCP juga memeriksa apakah paket yang diterima rusak (melalui checksum). Jika rusak, paket akan dikirim ulang.
3. Pengiriman Data ke Aplikasi
Mengirim ke Aplikasi: Setelah semua paket diterima dan disusun dengan benar, TCP mengirimkan data yang telah dikumpulkan ke aplikasi yang memerlukan data tersebut (misalnya, aplikasi email Anda).
4. Akhir Koneksi
Menutup Koneksi: Setelah semua data berhasil dikirim dan diterima, TCP akan melakukan proses untuk menutup koneksi secara aman.
Macam-Macam Layer pada TCP/IP
- Physical Layer
Physical layer mendefinisikan karakteristik yang dibutuhkan hardware untuk membawa sinyal data transmisi. Hal hal seperti level tegangan, nomor dan lokasi pin interface, didefinisikan pada layer ini.
- Network Access Layer
Protokol pada layer ini menyediakan media bagi system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung. Dalam literatur yang digunakan dalam tulisan ini, Network Access Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer. Fungsi Network Access Layer dalam TCP/IP disembunyikan, dan protokol yang lebih umum dikenal (IP, TCP, UDP, dll) digunakan sebagai protokol-level yang lebih tinggi.
Fungsi dalam layer ini adalah mengubah IP datagram ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat apapun yang diperlukan untuk physical layer untuk mentransmisikan datagram
- Internet Layer
Diatas Network Access Layer adalah Internet Layer. Internet Protocol adalah jantung dari TCP/IP dan protokol paling penting pada Internet Layer (RFC 791). IP menyediakan layanan pengiriman paket dasar pada jaringan tempat TCP/IP network dibangun. Seluruh protokol, diatas dan dibawah Internet layer, menggunakan Internet Protokol untuk mengirimkan data. Semua data TCP/IP mengalir melalui IP, baik incoming maupun outgoing, dengan mengabaikan tujuan terakhirnya.
- Transport Layer
Dua protokol utama pada layer ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). TCP menyediakan layanan pengiriman data handal dengan end-to-end deteksi dan koreksi kesalahan. UDP menyediakan layanan pengiriman datagram tanpa koneksi (connectionless) dan low-overhead. Kedua protokol ini mengirmkan data diantara Application Layer dan Internet Layer. Programmer untuk aplikasi dapat memilih layanan mana yang lebih dibutuhkan untuk aplikasi mereka.
- Application Layer
Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantaranya adalah :
TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.
FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file transfer.
SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, dugunakan untuk mengirimkan electronic mail.
DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.
RIP, Routing Information Protococl, protokol routing.
OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing.
NFS, Network File System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan.
HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk web browsing.
Kesimpulan
Proses pengiriman data menggunakan TCP/IP melibatkan pembagian data, penambahan informasi penting, pengiriman melalui jaringan, dan pengumpulan kembali di sisi penerima. Protokol ini memastikan bahwa data dikirim dengan akurat dan efisien, menjadikannya sangat andal untuk komunikasi di internet.
Reverensi : https://online.binus.ac.id/2021/09/24/tcp-ip-transmission-control-protocol-internet-protocol/
https://cloudmatika.co.id/blog-detail/apa-itu-tcp-ip
Penulis : Farel Ardiatama Fahrezi
Editor : Farel Ardiatama Fahrezi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar